Standar Operating Prosedur CAT System Seleksi CPNS dan PPPK

Standar Operating Prosedur CAT System Seleksi CPNS dan PPPK


Standar Operating Prosedur CAT System mempunyai tujuan antara lain untuk mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dari masing-masing instansi dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara dan Instansi yang difasilitasi. Di samping itu juga memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari instansi terkait. Apabila dilihat dari fungsinya bahwa Standar Operating Prosedur mempunyai fungsi antara lain sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan, mengetahui dengan jelas hambatan- hambatannya dan mempermudah pelacakannya serta sebagai pedoman dalam melaksanakan fasilitasi pelaksanaan CAT System.
SOP CAT BKN
SOP CAT System seleksi CPNS dan PPPK

Secara garis besar Standar Operating Prosedur CAT System terbagi menjadi 3 (tiga) bagian yang tidak dapat terpisahkan yaitu persiapan, pelaksanaan dan pasca ujian. Untuk pasca ujian terbagi menjadi sub bagian yaitu pengolahan hasil dan backup database.

Persiapan Pelaksanaan Tes CPNS dan PPPK 

Untuk persiapan tes dapat dibedakan menjadi dua kegiatan yaitu :
  1. Persiapan yang terkait dengan sarana dan prasana termasuk kesiapan jaringan komputer dan komputer client; dan 
  2. Persiapan untuk pelaksanaan tes yang terkait dengan registrasi peserta tes, skema ujian, dan skema soal berdasarkan instansi yang akan difasilitasi.

Pelaksanaan Tes CPNS dan PPPK 

Mengatur bagaimana mekanisme pelaksanaan tes dengan CAT system yang mencakup antara lain mengenai verifikasi data peserta, pelaksanaan ujian persesi sampai dengan pencetakan laporan persesi.

Waktu Pelaksanaan tes terbagi menjadi 2 (dua) yaitu Tes Kompetensi Dasar waktu pelaksanaannya adalah 90 menit dan Tes Kompetensi Kepegawaian/ UPKP waktu pelaksanaannya adalah 60 menit.

Pasca ujian Pengolahan hasil Tes CPNS dan PPPK

Dalam pengolahan hasil ujian adalah pencetakan secara keseluruhan hasil ujian berdasarkan instansi dan selanjutnya hasil pengolahan diserahkan kepada PANSELNAS CPNS atau Panitia dari Instansi dalam bentuk hardcopy dan softcopy.

Backup database Tes CPNS dan PPPK

Mengatur bagaimana mekanisme setelah pelaksanaan tes selesai yang mencakup backup database ujian perinstansi ke dalam secondary storage untuk pengamanan dan memastikan bahwa backup tersebut dapat digunakan kembali, selanjutnya melakukan uninstall database ujian perinstansi di dalam server. Pelaksanaan tes dengan CAT System dapat dilakukan di Kantor Pusat BKN, Kantor Regional BKN atau secara mandiri/mobile test. Untuk hasil tes, peserta dapat langsung mengakses nilai dilayar monitor masing-masing peserta dan secara realtime ditampilkan di TV LCD Monitor guna menjamin transparansi dan obyektivitas hasil seleksi, selanjutnya hasil seleksi dicetak untuk diserahkan kepada instansi. mekanisme fasilitasi pelaksanaan CAT System. 

Kriteria Penilaian Tes CPNS dan PPPK 

Untuk mengurangi atau menghilangkan serta mencegah adanya praktek KKN dalam menentukan kelulusan dipandang perlu untuk menggunakan metode tes dengan CAT (Computer Assisted Test). Dengan sistem ini, tes dapat dilaksanakan lebih cepat, efektif, efisien, akuntabel, obyektif, transparan serta menghindari terjadinya rekayasa. Peserta tes yang mencapai nilai tertentu dinyatakan berhak mengikuti tes tahap berikutnya. 

Penilaian dilakukan dengan menggabungkan total nilai atau dengan passing grade yang telah ditetapkan. Ada tiga materi tes yang terdiri dari Tes Pengetahuan Umum, Tes Inteligensi Umum atau Tes Substansi Kepegawaian/Instansi, dan Tes Karakteristik Pribadi dengan jumlah soal sebanyak 100 soal dan total nilai tertinggi 500. Penilaian untuk setiap jenis tes dapat dilihat pada mekanisme penilaian di bawah ini.

Prosedur Penilaian CAT System Tes CPNS dan PPPK 


Adapun Prosedur Penilaian CAT System Tes CPNS dan PPPK sebagai berikut:
  1. Tes Pengetahuan Umum dan Tes Inteligensi Umum (Materi Tes Kompetensi Dasar)  Benar = 5 Salah = 0 
  2. Tes Substansi Kepegawaian atau Instansi (Materi Tes Kompetensi Kepegawaian) Benar = 5 Salah = 0 
  3. Tes Karakteristik Pribadi Jawaban dibuat skala 1-5

BKN sebagai institusi yang bertanggung jawab di bidang manajeman ASN dituntut mampu membangun system rekrutmen yang transparan, obyektif, bebas KKN, dan akuntabel. Sistem rekrutmen ASN yang dibangun berbasis komputer untuk menciptakan kredibilitas instansi pemerintah dalam penerimaan pegawai ASN, sekaligus menyaring para pegawai yang mumpuni di bidangnya sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar. Terkait dengan rekrutmen pegawai baru di public sector tidak terlepas dari formasi jabatan yang akan dilamar. Untuk mewujudkan hal tersebut, BKN di bawah Ditrekinpeg membangun sebuah protipe aplikasi Computer Assisted Test (CAT) System.

Prototipe CAT System menjadi bahan untuk membuat atau merancang sebuah grand design CAT System untuk meningkatkan mutu hasil rekrutmen dan seleksi pegawai dengan karakteristik: 
  1. Aplikasi dijalankan pada komputer dengan platform windows atau open source yang berbasis WEB. 
  2. Aplikasi menggunakan narasi untuk menjelaskan bahasan yang disajikan 
  3. pada monitor komputer. 
  4. Aplikasi disertai video gerakan mouse, sehingga pengguna dapat dengan 
  5. mudah menggunakannya. 
  6. Tutorial disertai teks yang berisi perintah pada layar monitor komputer agar peserta tes dapat langsung memahami dan tidak kesulitan dalam mempraktekkannya.

Dikutip dari: BUKU CAT BKN

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Standar Operating Prosedur CAT System Seleksi CPNS dan PPPK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel