Peran CAT dalam menerapkan sistem rekrutmen CPNS dan PPPK

Peran CAT dalam menerapkan sistem rekrutmen CPNS dan PPPK


Salah satu kunci untuk mendapatkan PNS yang profesional dan kompeten perlu adanya sistem rekrutmen pegawai ASN yang andal, transparan, bebas dari praktek KKN. BKN sebagai salah satu lembaga pemerintah yang mempunyai tugas fungsi menyelenggarakan kebijakan manajemen PNS mencoba menerapkan sistem rekrutmen CPNS dan PPPK berbasis CAT. CAT adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu computer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS dan PPPK. Sistem CAT dalam rekrutmen CPNS ini merupakan metode seleksi yang menggunakan software dengan alat bantu computer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. Standar kompetensi dasar CPNS dan PPPK diperlukan untuk mewujudkan profesionalisme PNS.
CAT BKN
Tes CPNS dan PPPK

Untuk menjamin standar kompetensi dasar CPNS dan PPPK dilakukan tes kompetensi dasar dengan menggunkan sistem CAT. TKD dengan sistem CAT mempunyai banyak kelebihan dan bisa meminimalisir adanya kecurangan karena nilainya bisa langsung diketahui sehingga lebih objektif, di samping itu proses pelaksanaan tes kompetensi dasar lebih cepat, praktis, dan efisien yang akan lebih menghemat biaya.

Namun ada beberapa hal yang perlu dipikirkan ketika seleksi tes CPNS dan PPPK menggunakan metode CAT ini yaitu seperti adanya fasilitas komputer dan jaringan LAN yang memadai, sumber listrik yang bebas pemadaman atau di back up dengan UPS, tenaga ahli komputer dan jaringan yang menguasai sistem CAT, dan kuota peserta tes yang terbatas karena sistem CAT tidak bisa dilakukan secara masal dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang serentak karena keterbatasan
Information Technology (IT).

Tujuan penerapan CAT adalah untuk mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian, menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional dan menetapkan standar nilai. Sedangkan kegunaan dan manfaat sistem rekrutmen berbasis CAT ini adalah peserta tes dapat mendaftarkan melalui internet secara mandiri dan cepat, peserta tes dapat dinilai langsung sesuai dengan hasil yang diperoleh pada saat tes selesai, komputer menyediakan keseluruhan materi soal kompetensi dasar (tes pengetahuan umum, tes intelegensia umum dan tes karakteristik pribadi), penilaian dilakukan secara obyektif, transparan, dan akuntabel, serta peserta ujian dapat mengakses pencapaian hasil (skor) yang diperoleh secara mudah.

Apa Itu CAT

Pengertian dan Tujuan

Computer Assisted Test (CAT) adalah suatu metode ujian dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar maupun standar kompetensi kepegawaian.

Tujuan CAT 

  1. Mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian. 
  2. Menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional. 
  3. Menetapkan standar nilai. 
  4. Meningkatkan transparansi, obyektivitas, akuntabilitas dan efisiensi. 

Pentingnya CAT : Pemikiran awal 

Untuk mendukung pelaksanaan manajemen ASN dan mewujudkan Pegawai ASN yang profesional, jujur dan adil dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam Undang- Undang, No. 5 Th. 2014 tenntang ASN, maka diperlukan sistem rekrutmen berbasis merit tujuannya untuk memenuhi kebutuhan kualitas Pegawai ASN guna melaksanakan pelayanan publik yang profesional.

Pada tahun 2004-2005 BKN di bawah Direktorat Rekrutmen dan Kinerja Pegawai (Ditrekinpeg) yang merupakan salah satu Direktorat di bawah Kedeputian Bina Kinerja dan Perundang-undangan Badan Kepegawaian Negara melakukan pengkajian tentang Sistem Rekrutmen PNS Berbasis Kompetensi kemudian pada tahun 2006-2007 dilakukan persiapan untuk mengimplementasikan hasil kajian serta studi banding ke berbagai negara.

Pada tahun 2008, dengan difasilitasi Biro Perencanaan dan Kerjasama Antar Lembaga serta Biro Umum dan Perlengkapan bekerja sama dengan Konsultan IT, Ditrekinpeg mulai membangun CAT System dengan melakukan perancangan grand design.

CAT System adalah suatu metode ujian dengan alat bantu komputer yang merupakan inovasi kemajuan teknologi dengan penilaian secara obyektif yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar dan kompetensi kepegawaian. Adapun tahapan proses dalam merancang grand design CAT System adalah melakukan penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pembuatan prototipe, uji coba, dan perbaikan dan pengembangan.

Salah satu tuntutan reformasi birokrasi adalah melaksanakan sistem rekrutmen dan seleksi yang lebih transparan, obyektif, bebas KKN dan akuntabel. Oleh karena itu maka BKN pada bulan April 2013 merestrukturisasi Direktorat Rekrutmen dan Kinerja Pegawai menjadi Direktorat Kinerja Pegawai dan Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen PNS, yang langsung bertanggungjawab kepada Kepala BKN.

Dengan adanya restrukturisasi ini diharapkan Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen PNS lebih fokus untuk memikul tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengembangan system rekrutmen dan seleksi CPNS. Sehingga system rekrutmen dan seleksi yang bersih dapat terwujud, hal ini untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih.

Dikutip dari: Buku CAT BKN

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Peran CAT dalam menerapkan sistem rekrutmen CPNS dan PPPK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel